h1

Kecepatan Memory DDR3

December 28, 2009

DDR3 SDRAM adalah nama resmi yang dibahas kali ini. DDR3 SDRAM adalah kependekan dari double-data-rate three synchronous dynamic random access memory.

Adalah generasi ketiga diaplikasikannya double-data rate menggunakan teknologi random access memory (RAM) untuk high speed storage data yang sedang dikerjakan oleh processor.

keunggulan yang nampak jelas dari memory DDR3 dibandingkan dengan generasi sebelumnya (DDR1 dan DDR2) terletak pada kemampuanya menjalankan bus empat kali dari kecepatan mempry clock itu sendiri,sehingga dapat menghasilkan bus speed yang lebih tinggi dan bandwith throughpu yang lebih besar.

Berikut penjelasan secara singkat tentang kecepatan memory DDR3 yang saya ambil dari situs pc media :

Bandwidth throughput yang lebih besar dimungkinkan oleh DDR3, berkat penggunaan 8-bit prefetch buffer. Dibandingkan dengan DDR2 yang masih menggunakan 4-bit dan DDR yang hanya menggunakan prefetch buffer 2-bit. Itu sebabnya bus speed yang dihasilkan DDR3 akan dapat mencapai dua kali lipat, jika dibandingkan dengan DDR2 dan empat kali lipat jika dibandingkan dengan DDR. Hal ini juga yang menyebabkan DDR3 sudah lebih dahulu dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bandwith memory pada video card khususnya untuk seri-seri high-end, di mana kebutuhan throughput bandwidthh data yang cepat antar-frame buffer sangat dibutuhkan.

Frekuensi untuk memory DDR3 tentunya dapat meningkat jauh dibanding dari DDR2. Ini tentu saja tidak terlepas dari penggunaan  prefetch buffer 8-bit, atau bebebapa kalangan menyebutnya sebagai 8-n prefetch.Dengan kata lain, ini akan melipatgandakan bus width internal pada DDR3 SDRAM antara core DRAM dengan input/output buffer.

Berkat ini, tidak lagi diperlukan memory core yang lebih cepat untuk mendapatkan peningkatan data transfer rate pada DDR3 dibanding DDR2. Hanya dengan “mengakali” memory buffer, dalam hal ini prefetch buffer untuk berkeja lebih awal.

Hal tersebut yang menyebabkan DDR3 dapat dengan instan langsung mendapatkan frekuensi bandwidth throughput yang lebih besar dibanding DDR2. Tanpa perlu membuat perubahan peningkatan besar-besaran dari sisi semiconductor manufacturing.

Dengan penggunaan eksternal buffer yang bekerja lebih cepat, core frekuensi pada DDR3 dapat terlihat lebih cepat dengan core frekuensi memory chip yang kurang lebih sama dibanding pada DDR2. Tentu saja cara tersebut memberikan sisi buruk seperti yang sudah disampaikan sebelumnya. Peningkatan untuk memory bandwidth juga memberikan dampak buruk pada bertambahnya memory latency. Dan ini tentu saja bukan berita baru lagi. Dan dari pengalaman peralihan teknologi modul RAM  terdahulu, versi-versi awal belum memberikan peningkatan kinerja yang berarti.

Jika dibandingkan dengan DDR2-800 SDRAM, dengan timming 4-4-4, 10ns, beberapa di antaraproduk kelas high-end akan mampu mencapai 1066 MHz. Ini bisa menjadi pesaing dari sisi kinerja untuk DDR3. Namun, JEDEC untuk sementara belum merilis spesifikasi standar untuk DDR2-1066 SDRAM. Dan memungkinkan transisi teknologi ke penggunaan DDR3 lebih masuk  akal untuk pertimbangan kinerja bandwith memory.

JEDEC (Joint Electron Device Engineering  Council) sudah mengeluarkan spesifikasi resmi yang sudah dijadikan standar untuk DDR3 SDRAM, dengan memory frekuensi antara 800-1600 MHz. Dapat dilihat pada tabel.( http://www.pcmedia.co.cc )

Silahkan meninggalkan komentar,jika anda kurang paham tentang penjelasan diatas.Makasih kunjunganya…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: