h1

VGA OnBoard vs VGA add-on

November 28, 2009

Mau tak mau kita harus membandingan 2 macam VGA ini. Pilihan mana yg harus kita ambil akan sangat tergantung dari kebutuhan kita atau kegunaan utama dari komputer itu sendiri.
Berikut adalah beberapa poin keunggulan VGA OB dibanding VGA add-on:

VGA OnBoard sudah terintegrasi dgn motherboardnya sehingga dipastikan tdk akan terjadi masalah ketidaksesuaian antara motherboard dan VGA. Meskipun kasus ketidaksesuaian ini sangat jarang dijumpai, tapi kadang terjadi juga pada beberapa jenis dan merk motherboard dgn VGA type dan merk tertentu.

Harga motherboard dgn VGA OnBoard hampir sama, atau untuk beberapa type/merk, bahkan lebih murah ketimbang motherboard tanpa VGA. Jadi boleh dikatakan kita mendapat VGA “gratis”. Ini bisa menjadi solusi yg ekonomis untuk budget yg terbatas.
Namun bukan berarti VGA OnBoard tidak memiliki kekurangan bila dibandingkan dgn VGA add-on. Berikut beberapa di antaranya:

VGA OnBoard tidak memiliki memory sendiri (tapi sekarang ini beberapa produsen motherboard sdh ada yg menambahkan memory tersendiri atau sideport memory khusus unt VGA OnBoard) .Jadi harus berbagi (share) dgn memory (RAM) yg terpasang di motherboard. Akibatnya kapasitas RAM akan berkurang. Pada sistem dengan RAM terbatas, hal ini kan mempengaruhi kinerja komputer secara keseluruhan. Sedangkan VGA Add On memiliki memory sendiri yang besarnya sesuai dengan keinginan kita, namun tidak dapat ditambah kecuali beberapa VGA dan MotherBoard yang mendukung SLI atau Cross Fire (akan dibahas pada artikel selanjutnya).

Kinerja VGA OnBoard relatif lebih rendah dibanding VGA add-on.berikut penjelasanya,Kinerja VGA OnBoard sama sekali tidak buruk, namun kemampuannya tentu saja agak terbatas, terutama untuk aplikasi² yg membutuhkan kinerja VGA yg tinggi, contohnya main game 3D keluaran terbaru. Tapi dibanding dgn VGA add-on kelas bawah, boleh dikatakan VGA OB dewasa ini masih mampu mengimbangi bahkan mengunggulinya. Hal ini dikarenakan beberapa Mobo sudah mengintegrasikan GPU ke Mobonya, contohnya, Untuk beberapa Mobo dengan Processor Intel ada yang sudah mengintegrasikan GPU NVidia, untuk Mobo AMD sudah di integrasikan GPU keluaran ATI.

Motherboard dgn VGA OnBoard biasanya ukurannya lebih kecil beberapa centimeter dibanding motherboard tanpa VGA. Ukuran yg lebih kecil ini biasa disebut microATX (mATX). Ini dimaksudkan untuk memangkas biaya pembuatannya (krn mobo dgn VGA OB ditujukan unt kelas berbudget rendah). Konsekuensinya, jumlah expansion slots (slot² unt komponen tambahan spt modem internal, TV tuner internal dll) juga lbh sedikit dibanding motherboard tanpa VGA. Tapi ada juga beberapa merk motherboard dgn VGA OnBoard yg memiliki ukuran “normal” (ATX), walaupun sangat jarang ditemui.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat,terimakasih kunjunganya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: