h1

Optimalisasi Setting BIOS

October 13, 2009

Kebanyakan BIOS dapat diaktifkan dengan cara menekan tombol DEL atau F2 saat computer sedang booting.Dan optimalisasi berikut contoh merupakan konfigurasi dengan menggunakan AWARD-BIOS yang juga tidak terlalu berbeda dengan konfigurasi pada AMI-BIOS.Berikut beberapa point optimalisasi yang bias dilakukan untuk meningkatkan kinerja computer :

Setting untuk menghemat waktu tungu startup

Masuklah pada konfigurasi Advance BIOS Feature dan atur point-point yang terdapat didalamnya sebagai berikut:

  • Quick Power on Self Test – Enabled
  • Boot up floppy seek – Disabled Video – BIOS shadow – Enabled
  • Port IDE yang tidak terpakai – None

Berdasarkan info yang saya dapat dari browsing internet,perngaturan tersebut dapat mempercepat waktu booting dari 119 detik untuk setting default menjadi 41 detik untuk setting konfigurasi ini.

Setting untuk mengoptimalkan piranti

Setting untuk mengoptimalkan piranti terdapat terdapat pada konfigurasi Advance Chipset Features.Beberapa point dapat meningkatkan kinerja computer antara lain:

  • System BIOS Cacheable – Enabled.
  • SD RAM Cycle length – 2 AGP
  • Aperture Size – 64 MB

Setting untuk menghemat Energi

Konfigurasi berikut dapat menghemat energi listrik yang anda gunakan.Dengan begitu tagihan rekening listrik pun semakin sedikit.

  • ACPI Suspend Type – S3 Soff OFF – by
  • Power Button – Delay 4 sec

Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat untuk mengoptimalkan kinerja computer anda…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: