h1

Pemasangan Power Supply dan Connectornya

August 8, 2009

Penggantian Power Suplay biasanya dilakukan jika komputer dalam keadaan kurang baik,terutama pada bagian pengaturan listriknya.Kerusakan pada Power Suplay ditandai dengan seringnya computer me restart sendiri,bukan disebabkan oleh virus.Ataupun computer tidak dapat hidup (menyala),padahal tombol power sudah ditekan.

Untuk permasalahan power suplay ini akan saya bahas lain waktu,untuk saat ini kita akan membahas cara memasang power suplay dan jenis konektor PS yang digunakan.
Dalam memilih Power Supply yang harus kita perhatikan adalah, besarnya daya yang dapat ditampung PowerSupply.Di pasaran biasanya rating daya berkisar antara 250 Watt, 300 Watt, dan 350 Watt. Untuk komputer generasi Pentium IV, Pada casingnya sudah tersedia PS dengan daya sebesar 350 Watt. Perhatikan juga setting tegangan kerja sesuai dengan supply tegangan rumah (biasanya 220V-230V).

Saat ini dikenal dua jenis Power Supply yaitu AT dan ATX. Berikut keterangan dari masing-masing jenis PS tersebut :
Pada Power Suplay AT, Bentuk konektor yang menuju motherboard bentuknya terbagi menjadi dua bagian. Dalam pemasangannya tidak boleh terbalik. Untuk memudahkannya, usahakan kabel yang berwarna hitam berada di tengah-tengah konektor.
Power Supply ATX dioperasikan secara Semi Otomatis, artinya saat komputer Shut Down, secara otomatis PS mati tanpa kita harus memijit tombol Power. Bentuk konektornya lebih rapih dibandingkan AT dan tidak dimungkinkan pemasangan konektor terbalik.
Terimakasih,Semoga membantu….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: